Pos

Cash Gap itu Musuh Anda?

Cash Gap itu Musuh Anda - Gratyo.com

Hai Entrepreneurs,

Salah satu lagi musuh dari para Pemilik Bisnis adalah Cash Gap! Dan yang menarik banyak para Pemilik Bisnis yang Tuhan izinkan bertemu dengan saya, kurang memahami Cash Gap di Bisnis-nya!

Apa itu Cash Gap?

Cash Gap adalah selisih waktu antara Anda mengeluarkan cash saat membeli produk atau jasa ke Suppliers Anda, hingga saat Anda menerima cash lagi saat Anda berhasil menjual produk atau jasa ke customers Anda.

Kelihatannya begitu sederhana, bahkan Anda membacanya saja sekilas saja mungkin???

Namun apa yang terjadi jika saya katakan banyak Bisnis menjadi bangkrut hanya karena tidak tahu apa ini Cash Gap?

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mari mulai menghitung berapa Cash Gap di Bisnis Anda! Tujuan utamanya adalah memperpendek Cash Gap di Bisnis Anda, sehingga ujung-ujungnya Anda bisa memiliki Cash Flow yang lebih sehat lagi.

Sudah tahukah Anda strategi apa yang bisa memperpendek Cash Gap Anda?

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards,
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Inventory Anda Slow Moving?

Inventory Anda Slow Moving - Gratyo.com

Hai Entrepreneurs,

Apakah Anda punya kesulitan dengan inventory Anda, atau persediaan Anda? Banyak barang-barang yang slow moving items, atau tidak laku?

Inventory adalah salah satu dari indikator keuangan yang harus dikuasai oleh para Pemilik Bisnis agar Bisnisnya dapat memiliki Cash Flow yang sehat.

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mulailah take action dengan melakukan 5 langkah praktis ini agar inventory Anda semakin sehat, yaitu:

  1. Perhatikan trend pembelian Anda, karena saya banyak menemukan bahwa para Pemilik Bisnis “sembarangan” membeli inventory dengan selera-nya, bukan dengan selera WHO-nya!
  2. Klasifikasikan inventory yang ada dengan ABCD, di mana A bisa Asyik/Awesome, B bisa Biasa/Basic, C bisa Capek Deh/Can’t Deal With, dan D bisa Daaag/Dead.
  3. Buat promo khusus untuk produk C dan D Anda, di mana ini betul-betul sebuah special offer yang tujuannya adalah mengubah inventory Anda menjadi cash, selagi bisa!
  4. Buat sales forecast terhadap inventory yang A dan B, di mana sungguh-sungguh Anda memesan jumlah yang dibutuhkan, tidak Out of Stock (OOS) dan tidak Over Stock (OS) juga.
  5. Mulai ukur dan monitor Inventory Days Anda, sehingga Anda tahu apakah persediaan Anda bergerak semakin baik, atau semakin buruk.

Jika 5 langkah ini terlihat sederhana bagi Anda, apakah Anda sudah sungguh-sungguh melakukannya?

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards,
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching