Pos

Bagaimana Bisnis Anda 10 Tahun Lagi?

Bagaimana Bisnis Anda 10 Tahun Lagi?

Hai Entrepreneurs,

Tahukah Anda, sebuah survei mengatakan bahwa dari 100 bisnis yang didirikan oleh entrepreneur, dalam 10 tahun kemudian, yang bertahan hidup hanya 4% saja? Artinya 96% dari bisnis yang dibangun gagal!

Apakah Anda tahu apa akar penyebabnya?

Menurut pengalaman saya membantu begitu banyak Pemilik Bisnis, saya menemukan ternyata ada 3 tangga menuju Entrepreneur sejati, dan banyak orang yang tidak tahu bahwa 2 dari 3 tangga tersebut adalah jebakan yang mengerikan. Jangan-jangan Anda juga belum tahu!??

  1. Business Operator: Anda berpikir sudah jadi Entrepeneur, ternyata belum. Walau punya karyawan, namun semuanya masih Anda yang kerjakan! Anda bekerja INSIDE the business.
  2. Business Manager: Anda makan hati dengan karyawan yang ada, akhirnya Anda berani membayar lebih mahal untuk karyawan yang levelnya lebih tinggi, seperti Supervisor atau Manager. Namun ternyata Anda semakin makan hati, karena semuanya masih harus Anda yang dorong, barulah bergerak. Anda bekerja IN the business.
  3. Business Owner: Di sinilah Anda breakthrough dalam membangun bisnis Anda. Anda bangun “4 Kaki Meja Bangun Bisnis Profitable & AUTO-PILOT“, sehingga bisnis Anda bisa semakin menguntungkan dan berjalan sendiri tanpa harus selalu ada Anda di dalamnya. Anda bekerja ON the business.

Jadi akar penyebabnya kenapa 96% bisnis yang dibangun gagal adalah karena banyak Pemilik Bisnis yang terjebak di 2 tangga pertama untuk menjadi Entrepeneur sejati, sehingga terlalu sibuk dan lelah akhirnya?


Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mulai sekarang mari Anda buat SYSTEM yang benar-benar praktis dan sungguh-sungguh berjalan di bisnis Anda, sehingga sistem praktis tadi Save Yourself from Stress of Time, Energy & Money.

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards,
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Kapal Bisnis Anda Tanpa Tujuan?

Kapal Bisnis Anda Tanpa Tujuan?

Hai Entrepreneurs,

Anda sebagai Kapten Kapal di kapal Bisnis Anda! Lalu ada beberapa atau banyak Anak Buah Kapal (ABK) di kapal Bisnis Anda. Nah, apakah Kapten Kapal sudah tahu kapal ini menuju ke mana dalam 10 tahun ke depan, 5 tahun ke depan, bahkan 1 tahun ke depan? Kalau pun tahu, apakah sudah dijelaskan ke setiap ABK Anda di kapal bisnis Anda?

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah sebagai Kapten Kapal (atau Pemilik Bisnis), Anda harus punya 2 hal mendasar:

PERTAMA: Common Purpose atau Tujuan Bersama. Dan Common Purpose ini harus dikomunikasikan ke seluruh team agar mereka tahu pulau mana yang akan dituju berikutnya dalam 1 tahun ke depan.

KEDUA: Common Theme atau Tema Bersama. Akan semakin seru jika setiap ABK tahu tema apa di dalam kapal Bisnis Anda untuk 1 tahun ke depan. Apakah tema-nya tentang semangat pakai baju Hawaii, atau tema fokus ke action dengan baju cowboy, atau tema efisiensi biaya dengan baju laboratorium? Apapun tema-nya, yang penting setiap ABK tahu 1 tahun ke depan apa fokus Anda bersama di kapal ini!

Jika Anda menjadi ABK (team atau karyawan) di kapal Bisnis Anda, mana yang Anda pilih…

PILIHAN 1: Setiap hari terus menerus mendayung, melihat laut terus menerus, tanpa tahu tujuan kapal mau ke pulau apa… atau…?

PILIHAN 2: Setiap hari berimajinasi saya akan dapat apa dan melakukan apa jika saya sampai ke pulau yang dituju dalam 1 tahun ke depan ya… tetap setiap hari mendayung sih… tetap setiap hari lihat laut sih… namun tahu tujuan bersama dari setiap dayungan saya sebagai ABK di kapal bisnis Anda…

Mana yang Anda pilih, saya yakin Anda tahu jawabannya!

Pertanyaannya, tipe Kapten Kapal seperti apa Anda, dan bagaimana tipe ABK (sekali lagi, team atau karyawan) di kapal Bisnis Anda? Apakah Anda happy dengan performance Anda sebagai Kapten Kapal, ABK Anda, dan Bisnis Anda? Jika belum happy, berarti ada yang harus dipelajari dan diubah kan?

Pernahkah Anda naik sebuah kapal di mana sang Kapten Kapal tidak tahu kapal-nya mau ke mana? Tipe ABK seperti apa yang mau ikut Kapten Kapal yang tidak tahu ke mana tujuan kapal Bisnis Anda? Apakah tipe ABK yang pintar dan inisiatif, atau tipe ABK yang “nge-flow saja, Jack”?

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Saatnya Automation?

Saatnya Automation?

Hai Entrepreneurs,

Ingat saya pernah sharing tentang membuat Business Dashboard setelah Anda sudah melakukan dan mengimplementasikan semua tips-tips saya?

Pertanyaannya adalah bagaimana membuat Business Dashboard yang benar-benar isi-nya real, akurat dan nyata, bukan bohongan, sehingga Anda melihat Dashboard yang benar tentang Bisnis Anda?

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah setelah semua yang basic sudah Anda lakukan (sekali lagi, jika semuanya sudah Anda lakukan!), maka Anda boleh mulai melakukan Automation, yaitu bagaimana membuat semua Quantification berjalan lebih otomotasi lagi!

Banyak hal yang bisa kita lakukan di tahap Automation, misalnya saja mengimplementasikan ERP (Entreprise Resource Planning), atau CRM (Customer Relationship Management), atau HCIS (Human Capital Information System), dan masih banyak lagi.

Namun ingat, ini adalah supporting tools! Jadi Anda harus tahu basic-nya dahulu, maka alat bantu ini dapat bekerja optimal di Bisnis Anda!

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Terlalu Sibuk & Lelah di Bisnis Anda?

Terlalu Sibuk & Lelah di Bisnis Anda?

Hai Entrepreneurs,

Tahukah Anda, sebuah survei mengatakan bahwa dari 100 bisnis yang didirikan oleh entrepreneur, dalam 10 tahun kemudian, yang bertahan hidup hanya 4% saja? Artinya 96% dari bisnis yang dibangun gagal!

Apakah Anda tahu apa akar penyebabnya?

Menurut pengalaman saya membantu begitu banyak Pemilik Bisnis, saya menemukan ternyata ada 3 tangga menuju Entrepreneur sejati, dan banyak orang yang tidak tahu bahwa 2 dari 3 tangga tersebut adalah jebakan yang mengerikan. Jangan-jangan Anda juga belum tahu!

  1. Business Operator: Anda berpikir sudah jadi Entrepreneur, ternyata belum. Walau punya karyawan, namun semuanya masih Anda yang kerjakan! Anda bekerja INSIDE the business.
  2. Business Manager: Anda makan hati dengan karyawan yang ada, akhirnya Anda berani membayar lebih mahal untuk karyawan yang levelnya lebih tinggi, seperti Supervisor atau Manager. Namun ternyata Anda semakin makan hati, karena semuanya masih harus Anda yang dorong, barulah bergerak. Anda bekerja IN the business.
  3. Business Owner: Di sinilah Anda breakthrough dalam membangun bisnis Anda. Anda bangun “4 Kaki Meja Bangun Bisnis Profitable & AUTO-PILOT”, sehingga bisnis Anda bisa semakin menguntungkan dan berjalan sendiri tanpa harus selalu ada Anda di dalamnya. Anda bekerja ON the business.

Jadi akar penyebabnya kenapa 96% bisnis yang dibangun gagal adalah karena banyak Pemilik Bisnis yang terjebak di 2 tangga pertama untuk menjadi Entrepreneur sejati, sehingga terlalu sibuk dan lelah akhirnya.

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mulai sekarang mari Anda buat SYSTEM yang benar-benar praktis dan sungguh-sungguh berjalan di bisnis Anda, sehingga sistem praktis tadi Save Yourself from Stress of Time, Energy & Money.

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Kena 10 Gejala Jebakan Berbahaya Pemilik Bisnis?

Kena 10 Gejala Jebakan Berbahaya Pemilik Bisnis?

Hai Entrepreneurs,

Masih ingat kan saya pernah bagikan bahwa ada 2 Jebakan Berbahaya saat Anda menaiki tangga untuk menjadi Business Owner atau Pemilik Bisnis?

Jika Anda mau, mari kita cek, apakah Anda benar-benar sudah menjadi Pemilik Bisnis sungguhan, atau ternyata masih terkena 10 Gejala Jebakan Berbahaya Pemilik Bisnis?

Gejala 1: Anda adalah sistem di Bisnis Anda. Semua sistem adanya di dalam Anda, jadi team Anda tidak tahu sistem dan hanya jalan jika Anda yang atur.

Gejala 2: Anda terpaksa harus kerja 2 shift dalam sehari. Shift 1 adalah saat Anda kerja bersama para team Anda di pagi-siang-sore hari. Shift 2 adalah saat Anda sudah sampai rumah, Anda masih harus kerja lagi. Sementara karyawan Anda sedang menikmati hidup dan bercanda bersama keluarga yang dicintai!

Gejala 3: Anda masih harus curi-curi kerja di weekend. Walau sudah kerja 2 shift dalam sehari, Anda tetap harus kerja juga di hari Sabtu-Minggu. Sering Anda harus mengorbankan waktu keluarga yang sangat berharga.

Gejala 4: Anda adalah Pemenang Penghargaan sebagai “Karyawan Paling Bekerja Keras se-Dunia”. Ada yang salah menerima penghargaan ini, karena Anda kan Pemilik Bisnis-nya, bukan karyawan ya?

Gejala 5: Anda tanpa sadar mengajarkan anak-anak Anda untuk semakin jarang memanggil Papa dan Mama lagi. Karena setiap anak Anda mendekati Anda untuk bercerita, Anda katakan bahwa Anda sedang sibuk, bekerja keras demi anak dan keluarga Anda.

Gejala 6: Anda percaya bahwa SuperMAN itu benar-benar ada di dunia ini. Dan SuperMAN itu adalah Anda sendiri, yang luar biasa bekerja keras di bisnis Anda sendiri!

Gejala 7: Anda percaya bahwa tidak ada Batman dan Wonder Wonder di luar sana yang dapat membantu Anda membangun bisnis Anda. Anda sudah sering coba cari karyawan, namun menurut Anda tidak ada yang seperti Anda, sehingga Anda percaya tidak ada orang bagus yang bisa bantu Anda di bisnis Anda!

Gejala 8: Ada hubungan korelasi langsung antara kesehatan Anda dan profit dari bisnis Anda. Jika Anda sehat dan semangat, maka omzet dan profit bisnis Anda luar biasa bagus. Jika Anda sakit dan lemas, maka omzet dan profit bisnis Anda pun ikut lemas.

Gejala 9: Sedikit sekali atau bahkan tidak ada kata liburan dalam Kamus Kehidupan Anda. Anda mungkin bisa liburan, namun Anda tidak sungguh-sungguh liburan, karena masih harus mengurus bisnis Anda saat liburan.

Gejala 10: Anda bekerja keras untuk sebuah keluarga, namun ternyata keluarga tersebut tidak mengenal Anda. Anda sering bilang Anda kerja keras demi keluarga Anda, namun karena Anda tidak punya waktu untuk bersama keluarga Anda, maka Anda bekerja keras untuk sebuah keluarga yang tidak kenal dengan Anda.

Kalau boleh jujur pada diri sendiri, berapa gejala dari 10 gejala yang kena Anda?

Apa yang terjadi pada bisnis Anda dan keluarga, jika tiba-tiba Tuhan, maaf, memanggil Anda meninggalkan dunia ini

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah ayo hidup Anda sangat berharga! Bangun 4 Kaki Meja dari Bisnis Anda, sehingga meja-nya tidak selalu Anda pegang. Mumpung Tuhan masih memberikan Anda waktu, energi dan uang.

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Ada Sistem di Bisnis Anda?

Ada Sistem di Bisnis Anda?

Hai Entrepreneurs,

Saya bersyukur diizinkan Tuhan bertemu dengan banyak para Pemilik Bisnis dari berbagai macam skala Bisnis dan jenis Bisnis.

Dari pertemuan-pertemuan yang berharga tersebut, saya menemukan bahwa banyak Pemilik Bisnis yang tidak dapat membuat Bisnisnya berjalan tanpa harus selalu ada Pemilik Bisnisnya, salah satunya adalah karena tidak adanya sistem yang praktis di Bisnisnya.

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mari mulailah membuat sistem di Bisnis Anda. Dari mana mulainya? Saran saya mulainya dari membuat Business Flow, yaitu aliran dari sejak “mulut” bisnis Anda, terus masuk ke “dalam” tubuh bisnis Anda, hingga “keluar” lagi.

Artinya buatlah sebuah flow atau aliran sederhana dari sejak INPUT, lalu PROSES, hingga OUTPUT dari Bisnis Anda. Saran saya, gunakan bahasa yang benar-benar praktis di Bisnis Anda, sehingga semua team mengerti apa maksud dari Business Flow ini.

Bentuknya juga bisa sebagai Business Funnel, dari corong yang besar, lalu perlahan-lahan menjadi semakin kecil.

Kenapa selama ini banyak para Pemilik Bisnis kesulitan membuat Bisnisnya jalan sendiri tanpa mereka? Karena maunya langsung buat sistem yang jadi. Padahal sistem tidak bisa langsung jadi, harus step-by-step! Dan langkah awal untuk membuat sistem adalah membuat Business Flow?

Jika Anda benar-benar mau bangun sistem praktis yang jalan di Bisnis Anda, coba buat mulai dari Business Flow. Simple, tapi powerful start!

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coaching
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Punya System Flow di Bisnis Anda?

Punya System Flow di Bisnis Anda?

Hai Entrepreneurs,

Mau bisnis Anda semakin mempunyai sistem yang praktis dan BERJALAN BAIK, sehingga bisnis Anda bisa semakin BERJALAN SENDIRI – dan Anda bisa JALAN-JALAN?

Jika Anda sudah memiliki Business Goal dan Business Strategy untuk paling tidak 1 tahun ke depan, memiliki Flowism (salah satunya Business Flow), dan sudah memikirkan sungguh-sungguh Organism (salah satunya Organization Structure) di bisnis Anda, sekarang saatnya Anda membuat Mechanism di Bisnis Anda!

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mari buat System Flow di antara organ-organ Bisnis Anda, sehingga setiap divisi dan setiap team member di Bisnis Anda dapat berhubungan dengan baik dan menghasilkan sebuah mekanisme yang bersinergi.

Jika Bisnis ibaratkan sebuah tubuh, Anda sudah menentukan flow tubuh Anda adalah dari mulut ke bagian bawah tubuh Anda, dan di dalam tubuh Anda ada organ-organ yang siap memproses apa yang masuk ke mulut Anda… maka Mechanism adalah ibarat signal-signal elektrik yang membuat setiap organ dapat bekerjasama dengan baik!

Beberapa tools praktis untuk System Flow bisa dalam bentuk Check List, Forms, Q&A, Scripts, Audio atau Video, dan hal-hal praktis lainnya yang jika dilakukan dengan benar, maka akan membuat hidup Anda semakin indah! Mau?

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Sudah Beneran Business Owner?

Sudah Beneran Business Owner?

Hai Entrepreneurs,

Ingatkah apa yang pertama kali Anda inginkan saat memutuskan menjadi Business Owner (Pemilik Bisnis)? :-)

Saya percaya, selain ingin punya semakin banyak uang (Kebebasan Finansial), yang Anda inginkan adalah semakin bebas secara waktu (Kebebasan Waktu).

Pertanyaannya adalah apakah setelah sekian lama Anda membangun Bisnis, apakah sudah memiliki Kebebasan Waktu, atau malah kebalikan total, Anda semakin tidak punya waktu sejak menjadi Business Owner?

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mari kita test apakah Andasudah menjadi Business Owner sesungguhnya, yang punya Kebebasan Finansial dan Kebebasan Waktu, dengan melakukan apa yang saya sebut Business Owner Standing Test. It’s a FUN test!

Tentu Anda ingin tahu kan? Sebaiknya Anda berdiri sambil membaca pertanyaan di bawah (atau jika Anda merasa terlalu berat mengangkat diri Anda untuk berdiri, bayangkan saja Anda berdiri ya!). Selama Anda menjawab SAYA BISA, maka Anda tetap berdiri. Jika Anda jawab SAYA TIDAK BISA, maka Anda harus duduk. Mari lakukan test ini sekarang juga!

TEST 1: Apakah Anda bisa meninggalkan bisnis Anda SEKARANG JUGA tanpa perlu menjelaskan ke team Anda, dan sejak sekarang HINGGA BESOK, Anda tidak boleh menghubungi siapapun di Bisnis Anda? Misalnya, Anda memilih berenang seharian penuh bersama keluarga di resort di kota Anda! (Coba jawab BISA atau TIDAK BISA? Ingat untuk berdiri atau duduk ya!)

TEST 2: (Bagi Anda yang menjawab BISA di No. 1 dan tetap berdiri): Apakah Anda bisa terus meninggalkan Bisnis Anda selama 1 minggu ke depan, tanpa menghubungi siapapun di Bisnis Anda, dan Bisnis Anda tetap berjalan dengan baik? Misalnya, Anda memilih jalan-jalan keliling Asia Tenggara selama 1 minggu bersama keluarga. (Coba jawab BISA atau TIDAK BISA? Ingat untuk berdiri atau duduk ya!)
TEST 3: (Bagi Anda yang masih menjawab BISA di No. 2 dan tetap berdiri): Apakah Anda bisa terus meninggalkan Bisnis Anda selama 3 bulan, tanpa harus menghubungi siapapun di Bisnis Anda, dan Bisnis Anda masih berjalan dengan baik? Misalnya, Anda melanjutkan jalan-jalan Anda keliling dunia bersama keluarga. (Coba jawab BISA atau TIDAK BISA? Ingat untuk berdiri atau duduk ya!)

Di pengalaman saya melakukan test menarik ini, saya menemukan yang tetap berdiri hingga pertanyaan ke-3 hanya sekitar 1-2 orang saja dari ratusan Pemilik Bisnis. Sisanya? Banyak para Pemilik Bisnis duduk di pertanyaan ke-2 atau bahkan sudah duduk di pertanyaan ke-1! Menarik, bukan?

Menurut saya, Kebebasan Waktu jauh lebih mahal dan bernilai dibandingkan Kebebasan Finansial! Memang kita butuh keduanya, namun Kebebasan Waktu jauh lebih berharga bagi kita dalam hidup ini.

Pertanyaannya, sudahkah Anda bangun Bisnis Anda dengan baik, benar dan sehat, sehingga Anda memiliki Kebebasan Waktu yang sangat berharga tersebut?

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards,
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Kenal Johnny the Kwetiau Man?

Kenal Johnny the Kwetiau Man?

Hai Entrepreneurs,

Saya pernah makan di salah satu restoran kwetiaw paling terkenal di Jakarta, ramai sekali antrian-nya, dan memang kwetiaw-nya sungguh nikmat sekali!

Namun yang ingin saya bagikan bukan tentang nikmat kwetiaw-nya. Justru sisi lain yang mungkin banyak tidak dilihat oleh para pengunjung restoran tersebut, namun saya melihatnya dengan kacamata Entrepeneur atau Pemilik Bisnis.

Di tengah keramaian, terlihat seorang pria dengan rambut yang sudah memutih menandakan umurnya yang sudah menua (lalu saya terinspirasi menjadikan tokoh rekaan saya bernama Johnny the Kwetiau Man). Namun ia terlihat sibuk sekali di balik kuali memasak kwetiaw tiada henti! Tidak jauh darinya, ada perempuan sebaya yang dari tadi berdiri di depan kasir, menerima uang dari pengunjung tanpa henti! Di samping sang Ayah, ada anak-anaknya yang sudah lulus kuliah yang juga membantu memasak di kuali kedua, dan yang satu lagi mengatur para waiter mengantar kwetiaw ke meja-meja.

Saya yakin uang pemilik restoran kwetiaw tersebut banyak sekali. Bisnisnya ramai. Ia punya uang jauh lebih banyak dari yang dibutuhkannya, alias Kebebasan Finansial. Namun pertanyaan saya adalah, bagaimana dengan waktu-nya? Apakah sang Ayah punya waktu untuk bisa menikmati hari-hari bersama anak-anaknya dan keluarganya? Apakah mereka punya Kebebasan Waktu? Kebebasan Finansial bersamaan dengan Kebebasan Waktu adalah hal yang sangat jarang dimiliki oleh manusia di muka bumi ini.

Pertanyaannya, bagaimana dengan Bisnis Anda? Apakah Anda sudah punya Kebebasan Finansial, namun justru tidak punya Kebabasan Waktu sebagai Pemilik Bisnis? Waktu Anda banyak tersedot oleh Bisnis Anda? Bisnis Anda tidak bisa berjalan sendiri tanpa Anda? Semuanya harus Anda, semuanya harus Anda? Apa yang akan terjadi dengan bisnis Anda jika, maaf, suatu waktu Anda dipanggil Tuhan?

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mari mulai sekarang bangun sistem yang benar-benar praktis, sehingga Bisnis Anda bisa semakin PROFITABLE, dan juga bisa berjalan sendiri tanpa harus selalu ada Anda di dalamnya, alias AUTO-PILOT.

SYSTEM yang benar-benar praktis akan See Yourself enjoy Satisfaction of Time, Energy and Money. Sistem praktis akan membuat Anda menikmati kepuasan dari memiliki kekebasan waktu, punya banyak energi positif dan kebebasan uang berlimpah. Mau?

Business is FUN!™
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards,
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching

Ini Harus Dipikirkan Pemilik Bisnis?

Ini Harus Dipikirkan Pemilik Bisnis?

Hai Entrepreneurs,

Pernahkah Anda merasa bahwa team Anda bekerja tidak maksimal, dan seolah-olah mereka tidak tahu apa yang seharusnya mereka kerjakan? Atau Anda merasa team Anda belum bersinergi dengan baik, sehingga hampir semuanya masih harus Anda yang menggerakkan?

Dari pengalaman bertemu begitu banyak macam Pemilik Bisnis, dengan skala Bisnis yang super besar hingga imut, dan jenis bisnis dari B2C (Business-to-Business) hingga B2C (Business-to-Customers), saya menemukan satu hal yang dipandang remeh oleh para Pemilik Bisnis, namun sesungguhnya ini adalah hal yang sangat powerful dan strategic!

Practical Business Tips dari Coach Yohanes adalah mari pikirkan sungguh-sungguh Organization Structure di Bisnis Anda! Yes, struktur organisasi!

Jangan pernah menganggap remeh hal ini, karena dari pengalaman saya, banyak client-client di GRATYO yang berhasil bukan hanya meningkatkan omzet-nya berkali-kali lipat, namun juga yang lebih penting lagi, mereka akhirnya memiliki Kebebasan Waktu karena dengan Organization Structure yang praktis dan nyata diimplementasikan, Bisnisnya bisa menuju AUTO-PILOT!

Kenapa ini tidak diperhatikan para Pemilik Bisnis yang saya temui?

  1. Para Pemilik Bisnis yang tahu Organization Structure, namun tidak memikirkannya sungguh-sungguh.
  2. Lebih banyak lagi Pemilik Bisnis yang mau sungguh-sungguh membuat Organization Structure, namun tidak tahu bagaimana cara yang praktis agar Organization Structure bisa memberikan result bagi Bisnis-nya, bahkan hidup-nya!

Lengkapi Organization Structure dengan Positional Guidance, sehingga setiap orang di team Anda tahu mereka ada di mana dan tahu apa yang harus mereka kerjakan, sehingga terjadi sinergi yang baik di Team Anda – dan Anda dapat lebih relax menjadi Kapten Kapal di Bisnis Anda! Mau?

Business is FUN!™ ?
Keep the PASSION real!™

With GRATitude regards
Coach Yohanes G. Pauly
Global Awards Winning Business Coach
Founder, CEO & Master Coach
GRATYO Practical Business Coaching