Tag Archive for: Strategi marketing

3 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Anti Boncos!

3 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online Anti Boncos!

Anda punya bisnis offline dan ingin ekspansi di dunia online? Atau bisnis Anda adalah bisnis online tapi hasilnya belum seperti harapan Anda? Mau meningkatkan omset bisnis berkali lipat? Terapkan 3 cara meningkatkan omset penjualan online ini agar bisnis Anda makin profitable!

Cara Meningkatkan Omset Penjualan Online 

Setuju ya bahwa hampir semua orang sudah punya akses internet dan setiap harinya pasti menggunakan internet baik untuk komunikasi maupun hiburan?  

Seiring berjalannya waktu, internet tidak hanya digunakan untuk komunikasi, namun juga bisa dimanfaatkan sebagai strategi marketing oleh pemilik bisnis karena bisa meraih calon customer tanpa batasan ruang dan waktu. 

Nah karena kemudahan dan keunggulan internet, banyak pemilik bisnis yang mencoba peruntungan di dunia internet dan menggunakan strategi marketing online untuk bisa meningkatkan omset berkali lipat.

Menurut Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, ada beberapa cara meningkatkan omset penjualan online:

  1. Search Engine Marketing (SEM)

SEM merupakan strategi marketing dengan mengoptimalkan keywords atau kata kunci pencarian yang sering dicari calon customer. aat calon customer Anda mengetik sesuatu pada search engine, maka  website atau social media   bisnis Anda berada pada halaman pertama search engine tersebut.

Anda bisa menggunakan cara organik agar website Anda selalu muncul di pencarian, atau juga dengan cara berbayar, yaitu menggunakan Google Ads.

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? Klik link strategi marketing

Baca juga:

2. Social Media Marketing (SMM)

Hal ini hampir sama dengan SEM karena Anda akan berbeda platform saja. Pada SMM Anda akan melakukan advertising di Social Media, menurut kata data.co.id hampir 75% orang di dunia ini sudah berada pada sosial media.

Hal itu bisa dimanfaatkan oleh pemilik bisnis untuk “mencegat” calon customer agar mau membeli produk atau jasa dari bisnis Anda.

3. Relevant Banner Marketing (RMB)

Cara meningkatkan omset penjualan online ketiga adalah memaksimalkan strategi untuk memasang dengan banner iklan di website atau webpage yang sangat relevan isinya dengan produk atau jasa bisnis Anda.

Anda bisa menggunakan Google Display Network atau Anda bisa bekerja sama dengan website atau web page untuk memasang banner di website tersebut.. 

Namun tentunya 3 cara meningkatkan omset penjualan online ini tidak akan memberikan hasil yang maksimal jika Anda tidak  menggunakan AIDODA.

Lalu apa itu AIDODA? Simak penjelasannya di artikel ini!

Beriklan Bikin Boncos? Terapkan 5 Cara Membuat Iklan yang Menarik ini!

Cara Membuat Iklan yang Menarik

Iklan menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menarik minat customer untuk mau membeli produk atau jasa yang dijual. Lalu bagaimana cara membuat iklan yang menarik agar mereka mau membeli produk atau jasa dari bisnis Anda?

Banyak orang berasumsi bahwa  syarat iklan menarik ada pada visual dan juga audio, namun ternyata hal tersebut tidak 100% benar. Selain kualitas audio dan visual yang harus bagus, ternyata iklan juga harus punya konsep dan bahasa yang simple dan mudah dimengerti agar iklan tersebut diterima dengan baik oleh calon customer. 

Coach Yohanes G. Pauly yang merupakan Global Awards Winning Business Coach serta Founder dari GRATYO Practical Business Coaching membagikan tips tentang bagaimana cara membuat iklan yang menarik calon customer membeli di bisnis.

Cara Membuat Iklan yang menarik dengan AIDODA

Framework AIDODA merupakan singkatan dari Attention, Interest, Dance with Objection, Desire, dan Action.?

Attention 

Cara membuat iklan yang menarik yang pertama adalah tentunya Anda harus bisa membuat calon customer berhenti saat melihat iklan. Untuk membuat calon customer berhenti, tidak hanya dibutuhkan visual yang menarik, tapi juga kalimat yang relate dengan si calon customer.

Misalnya saja iklan produk sepatu yang menulis kalimat:

“Anda ingin tampil cantik? Anda mencari sepatu stylish namun nyaman dipakai?”

Interest 

Selanjutnya untuk membuat orang semakin tertarik membeli produk atau jasa, Anda bisa mencantumkan kelebihan yang hanya bisnis Anda yang miliki dan tidak dimiliki oleh kompetitor. 

Seperti contoh:

“Johnny ladies shoes didesain oleh Alexander Davinci, yang merupakan pemenang desain sepatu no 1 di dunia”.

5 Points comfort yang sudah terbukti memberikan kenyamanan dalam beraktivitas:

  • Titik acupressure melancarkan peredaran darah
  • Memory sole khusus untuk anda yang aktif
  • Sol dalam dari busa padat dan lembut
  • Sol karet ringan anti slip
  • Kulit asli anti iritasi

Dance with Objection

Setelah customer sudah mengetahui kelebihan yang tidak dimiliki bisnis lain, langkah selanjutnya adalah dance with objection. Tujuannya adalah untuk menjawab keraguan dan pertanyaan yang mungkin saja muncul di benak calon customer saat akan membeli di bisnis.

Seperti contoh:

“Memangnya bisa pakai sepatu high heels tanpa menyebabkan nyeri di kaki?”

Nyeri di kaki saat memakai high heels disebabkan peredaran darah yang kurang, untuk mengatasinya Anda bisa menggunakan sepatu ini, karena sudah dilengkapi dengan teknologi acupressure yang terbukti melancarkan peredaran darah”.

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? Klik link strategi marketing

Baca juga:

Desire

Setelah menjawab pertanyaan dan keraguan calon customer, langkah selanjutnya adalah membuat calon customer menjadi sangat ingin membeli produk atau jasa Anda. Misalnya saja dengan menggunakan diskon atau penawaran khusus untuk calon customer yang tentunya saja bukan perang harga ya. 

Action 

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah membuat calon customer untuk melakukan action atau beli produk serta jasa yang Anda jual.

Anda bisa mencantumkan kontak bisnis yang bisa dihubungi seperti nomor handphone, email, dan bahkan sosial media.

Susah Dekati Customer? Simak 3 Cara Menawarkan Produk ini, Agar Produk Laku Terjual!

Menawarkan Produk

Bingung bagaimana cara menawarkan produk atau jasa yang Anda jual dengan efektif ke calon customer? Sudah coba banyak strategi tapi tidak ada yang berhasil? Yuk terapkan strategi ini di bisnis Anda agar bisa mendatangkan banyak calon customer  dan penjualan naik berkali lipat!

Menawarkan Produk dengan Strategi 360 Marketing Approach

Salah satu strategi yang bisa Anda lakukan dalam menawarkan produk atau jasa ke calon customer adalah menggunakan strategi 360 Marketing Approach.

Menurut Coach Yohanes G. Pauly, Global Awards Winning Business Coach, dan Founder GRATYO Practical Business Coaching strategi ini sangat efektif karena dapat mencegat calon customer.

dengan cara mengikutinya sejak ia bangun tidur, beraktivitas seharian penuh, hingga ia kembali tidur lagi. 

Harapannya calon customer sangat sadar akan produk atau jasa yang ditawarkan, hingga akhirnya menjadi customer.

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? Klik link strategi marketing

Baca juga:

Misalnya di pagi hari saat bangun tidur, calon customer biasanya akan membuka social media, maka Anda bisa menawarkan produk atau jasa Anda melalui Instagram Ads atau Facebook Ads.

Lalu saat calon customer akan berangkat ke tempat kerja, biasanya ia akan menyetel radio, Anda bisa menawarkan produk atau jasa Anda dengan beriklan di radio.

Kemudian di siang hari saat calon customer membalas email, tentunya Anda juga bisa mencegat dengan email marketing. Begitu juga sampai malam hari sebelum calon customer ini tidur, ada yang buka social media atau Youtube, ini juga kesempatan Anda untuk kembali “menyentuh” calon customer.

Namun ingat, strategi 360 Marketing Approach ini tidak akan efektif dan memberikan hasil yang memuaskan jika iklan yang Anda buat tidak menggunakan prinsip AIDODA, yaitu iklan dengan unsur Attention, Interest, Dance with Objection, Desire, dan Action.

Bedanya dengan iklan lain adalah iklan AIDODA dilengkapi Dance with Objection, yaitu kumpulan jawaban yang menjawab pertanyaan dan keraguan calon customer saat akan membeli. AIDODA ini tidak hanya untuk iklan berbentuk visual, namun juga iklan berbentuk audio atau experience atau pengalaman, dan apapun bentuk marketing communication lainnya.

Mau Omzet Melampaui Batas Target? Terapkan 3 Strategi ini di Bisnis Anda!

Melampaui Batas

Sudah terapkan berbagai strategi marketing namun hasilnya tidak sesuai ekspektasi Anda? Jangankan punya omzet yang bisa melampaui batas target, bisa balik modal saja sudah sangat syukur?

Jika Anda sering mengalami masalah ini, yuk coba terapkan strategi digital marketing agar bisa menjangkau calon customer lebih luas tanpa ada batasan waktu.

Omzet Melampaui Batas Target

Sebenarnya banyak caranya dan ada berbagai cara bisa Anda lakukan. Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly menjelaskan 3 cara praktis yang bisa buat bisnis Anda melampaui batas kompetitor di dunia internet.

1. SEM (Search Engine Marketing)

Strategi pertama adalah Anda harus kuasai keyword yang biasa dicari oleh calon customer. Tujuannya agar disaat calon customer mengetik keywords tersebut, maka akan website bisnis Anda akan muncul pada bagian atas dari halaman pertama search engine, sehingga mereka yang sedang mencari kata kunci tersebut akan melihat tentang bisnis Anda. 

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? Klik link strategi marketing

Baca juga:

2. SMM (Social Media Marketing)

Diluar search engine, Anda juga dapat membuat marketing program di social media seperti Facebook Ads, Instagram Ads, dan lainnya. Sehingga iklan bisnis Anda akan muncul pada saat calon customer Anda berada di social media dan bukan tidak mungkin mereka akan masuk ke akun bisnis Anda.

3. RBM (Relevant Banner Marketing)

Selain search engine dan social media, Anda juga dapat membuat marketing program berupa iklan banner di website atau webpage di Internet misalnya menggunakan Google Display Network dan lainnya. Namun ingat bahwa sebaiknya iklan banner Anda muncul di website atau web page yang relevan dengan specific WHO-nya bisnis Anda.

Mau Profit dari Bisnis Anda Meningkat Berkali Lipat? Terapkan 3 Langkah ini!

Profit dari Bisnis

Keinginan seorang entrepreneur adalah produk atau jasanya laku dipasar, sehingga Anda dapat menikmati profit dari bisnis yang Anda jalankan. Namun hal itu akan susah dicapai jika customer yang beli di bisnis Anda sangat sedikit dan penjualan sangat jauh dibawah target yang Anda harapkan. 

Anda mungkin bertanya-tanya, strategi apa yang praktis dan terbukti bisa mendatangkan banyak calon customer untuk membeli di bisnis sehingga profit dari bisnis bisa meningkat? Global Awards Winning Business Coach, Yohanes G. Pauly yang juga merupakan Founder dari  GRATYO memberikan 3 langkah agar customer mau antri beli produk atau jasa Anda, sehingga membuat profit dari bisnis yang Anda jalankan naik berkali lipat.

Cara pertama untuk dapatkan profit dari bisnis: Buat lingkaran target market dari bisnis Anda

Membuat lingkaran atau target market dari bisnis Anda adalah langkah pertama yang paling penting bagi seorang entrepreneur, karena dengan ini Anda akan tahu siapa orang yang berpotensi akan membeli atau memakai produk atau jasa Anda. Masing-masing potential customer Anda buat dalam 1 lingkaran saja, makin besar ukuran lingkaran, makin besar potensinya membeli di bisnis Anda. 

Cara kedua untuk dapatkan profit dari bisnis: Coret dan pilih satu lingkaran saja dari lingkaran target market bisnis Anda

Langkah kedua adalah coret seluruh lingkaran yang telah Anda buat, dan sisakan hanya 1 lingkaran saja. 

Coret lingkaran ini tentu tidak mudah karena kebanyakan pemilik bisnis beranggapan bahwa semua lingkaran yang telah ia buat sangat berpotensi untuk membeli di bisnisnya.

Nah ini adalah kesalahan yang sangat sering dilakukan. Ingat bahwa kesuksesan di bisnis itu diawali dengan fokus menentukan target market. 

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? Klik link strategi marketing

Baca juga:

Makin besar target market, semakin besar skala yang ingin dicapai, makin tidak detail strategi yang Anda terapkan di bisnis.

Oleh karena itu, Anda harus fokus hanya pada 1 lingkaran saja yang potensialnya paling besar.

Selain itu hal ini juga membuat segmentasi dari pasar yang Anda ingin tuju menjadi lebih terperinci sehingga Anda dengan mudah bisa belajar mengenai pasar tersebut dan setelah Anda sudah mempelajari pasar tersebut Anda bisa dengan mudah menjualkan produk atau jasa bisnis Anda.

Lalu apalagi langkah agar customer mau antri untuk beli produk atau jasa Anda? Simak video lengkap penjelasan Coach Yohanes G. Pauly tentang 3 strategi agar customer mau antri beli produk atau jasa Anda di link berikut ini!

Susah Menarik Customer untuk Beli ? Terapkan langkah ini !

Menarik Customer

Anda sudah mencoba berbagai cara untuk menarik customer agar membeli produk atau jasa Anda dibeli, namun semua cara tersebut tidak memberikan hasil apa-apa?. 

Sampai saat ini Anda bingung, cara apa lagi yang digunakan untuk menarik customer untuk membeli produk atau  jasa Anda?i Lalu bagaimana caranya ? Simak artikel di bawah langsung dari penjelasan Coach Yohanes G. Pauly seorang pemenang Global Awards Business Coach, dan juga Founder dari Gratyo Practical Business Coaching.

Menarik customer untuk membeli produk atau jasa merupakan sebuah pekerjaan besar bagi pemilik bisnis. Seringkali pemilik bisnis  , harus memutar otak untuk mencari strategi yang efektif agar bisa meningkatkan penjualan.

Coach Yohanes G. Pauly memberikan salah satu strategi agar bisa menarik customer yang bisa diterapkan oleh seluruh jenis bisnis, yaitu dengan menggunakan strategi beyond WHAT yang fokus menjual emotional benefit dibandingkan functional benefit. 

Lalu apa itu Beyond WHAT? Beyond WHAT merupakan salah satu cara untuk Anda dapat menarik customer agar ia mau membeli produk atau jasa dari bisnis Anda. Dalam Beyond What tentunya Anda dapat mengetahui apa celah atau point penting agar usaha Anda bisa Profitable & Auto-Pilot.

Sebelum Anda memulai bisnis tentunya Anda harus berani bersaing dari para kompetitor, dan yakin bisnis Anda bisa bersaing dari yang lainnya. Kebanyakan pebisnis yang merasa bahwa bila produk atau jasanya bagus, maka sudah pasti menarik customer untuk membeli produk atau jasanya sehingga bisnisnya sukses.

Padahal tersebut bukan jaminan, disini yang kita harus lakukan adalah berpikir Beyond WHAT atau di luar dari produk atau jasa kita. Kita harus menciptakan persepsi yang baik atas produk atau jasa kita di mata calon customer dan customer kita agar produk atau jasa kita dapat menarik customer dan mereka membeli serta menggunakan produk atau jasa kita.

Kita harus sadar betul bahwa ada 2 faktor utama kenapa seseorang membeli sebuah produk atau jasa. Pertama adalah Functional benefit atau manfaat fungsional, dan yang kedua adalah emotional benefit atau manfaat benefit. Banyak pemilik bisnis yang fokusnya terlalu functional benefit, sehingga selalu menceritakan fungsi dari produk atau jasanya dan lupa atau tidak sama sekali menceritakan emotional benefit dari produk atau jasanya tersebut.

Baca juga :

Fokus ke functional benefit saja akan menyentuh bagian logic atau logika berpikir di otak kiri dari customer. Sedangkan fokus emotional benefit akan menyentuh bagian magic di otak kanan dari customer Anda, yaitu hati dimana keajaiban terjadi.

Jika Anda hanya fokus kepada logika maka yang akan terjadi adalah perbandingan secara fungsional. Bila produk atau jasa yang Anda jual sama dengan kompetitor, maka bisa dipastikan bahwa satu-satunya yang dilihat customer adalah harga. Maka selanjutnya akan terjadi perang harga yang sangat disukai oleh pemilik bisnis.

Selain itu bila Anda fokus ke hati, maka yang akan terjadi adalah customer akan menyesuaikan logikanya, karena hatinya yang tersentuh. Bila sudah bicara tentang hati, maka harga kurang relevan lagi bahkan sering kali tidak relevan.

Seperti contoh tas Dior, sebuah tas biasa yang fungsinya adalah wadah atau tempat barang, dan Anda bisa membeli sebuah tas yang fungsinya sama namun harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan tas merk Dior. Lalu kemudian timbul sebuah pertanyaan kenapa ada tas yang harganya bisa mencapai ratusan juta, bahkan hingga miliaran ? Padahal fungsinya sama yakni sebagai wadah atau tempat baran. Jawabannya adalah karena menyentuh hati.

Kenapa menyentuh hati ? Dior itu tidak fokus lagi ke functional benefit lagi, tapi lebih fokus ke emotional benefit. Merek tas itu berbicara mengenai values & lifestyle (nilai-nilai & gaya hidup), history (sejarah), legacy (warisan), dan personality (kepribadian).

Makanya walaupun mahal, Dior dapat menarik customer untuk mau membeli, ketika bicara functional benefit tentunya banyak tas yang jauh lebih murah, namun ketika menyentuh hati, maka customer lah yang akan menyesuaikan logikanya.

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? klik link strategi marketing

Mau Customer Beli Tanpa Menawar ? Lakukan 3 Cara Ini !

Customer Beli Tanpa Nawar

Coach Yohanes G. Pauly yang merupakan Global Awards Winning Business Coach serta Founder dari GRATYO Practical Business Coaching akan memberikan tips tentang cara membuat serta menerapkan emotional benefit pada bisnis yang Anda jalankan agar customer beli tanpa menawar.

Melihat customer membeli tanpa menawar adalah suatu kepuasan sendiri bagi entrepreneur karena Anda akan merasakan bahwa usaha yang sudah lama Anda bangun tidak sia-sia dan Anda semakin percaya lagi untuk terus menjual produk atau jasa mu kepada orang lain. Lalu bagaimana cara membuat serta menerapkan emotional benefit di dalam bisnis yang Anda jalankan agar customer beli tanpa menawar.

Langkah pertama cara membuat serta menerapkan emotional benefit di dalam bisnis yang Anda jalankan agar customer beli tanpa menawar.

Buatlah 10 daftar pertanyaan yang ingin sekali Anda tanyakan kepada customer Anda, hal itu dilakukan untuk mengetahui hal-hal apa saja yang diinginkan oleh customer Anda diluar produk atau jasa Anda seperti contoh “Apa sih hal utama yang membuat Anda mau membeli produk atau jasa saya,”

Langkah kedua cara membuat serta menerapkan emotional benefit di dalam bisnis yang Anda jalankan agar customer beli tanpa menawar.

Setelah menanyakan hal tersebut selanjutnya Anda diskusikan dengan tiga customer yang benar-benar mewakili customer Anda.

Baca juga:

Langkah ketiga cara membuat serta menerapkan emotional benefit di dalam bisnis yang Anda jalankan agar customer beli tanpa menawar.

Tanyakan 10 pertanyaan yang sudah Anda buat sebelumnya kepada customer Anda dan untuk praktisnya Anda bisa menggali kebutuhan dan keinginan customer Anda mulai dari cara dengan menelponnya satu per satu, atau bahkan mengajaknya ngopi atau makan siang atau makan malam untuk saling sharing satu sama lain.

Hal yang Anda lakukan tersebut bisa diibaratkan bahwa Anda bukan lagi sepatunya Anda sebagai pemilik bisnis tapi Anda harus masuk ke dalam sepatunya WHO Anda, lalu mulailah berpikir bagaimana mempengaruhi customer Anda secara positif dari sepatu customer Anda. Ketika semua cara sudah dilakukan bukan tak mungkin customer beli tanpa menawar.

Mau baca strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? klik link strategi marketing

Omzet Berto Saksono Jati Naik Hingga 125% Karena Konsultasi Bisnis, Apa Rahasianya?

konsultasi bisnis

Bisnis lain mengalami penurunan, omzet bisnis Bloop Endorse milik Berto Saksono Jati malah naik hingga 125% karena konsultasi bisnis! Yuk simak kisah Berto Saksono Jati ini!

Dari Bloop Endorse hingga SB1M

Anda pernah tahu dengan bisnis kuliner Tahu Go? Atau bisnis distro baju Bloop Endorse? Atau mungkin apakah Anda adalah member dari Sekolah Bisnis 1 Milyar (SB1M)?

Tahukah Anda bahwa tiga bisnis tersebut dibangun oleh orang yang sama, yaitu Berto Saksono Jati?

Siapa sangka, Berto Saksono yang telah berbisnis selama lebih dari sepuluh tahun ini ternyata dulu juga pernah mengalami jatuh bangun? Ia mengalami kerugian berkali-kali sehingga memutuskan untuk konsultasi bisnis agar bisnisnya bisa sukses.

Konsultasi bisnis yang diambil Berto Saksono adalah dengan menggandeng Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly.

Pertemuan pertama dengan Coach Yohanes G. Pauly sangat berkesan bagi Berto Saksono, ia merasa bahwa konsultasi bisnis dengan Coach Yohanes G. Pauly adalah pilihan yang sangat tepat agar bisnisnya bisa berjalan ke arah yang positif.

Kesan pertama ketemu Coach Yohanes, ini orang gila banget ya, seperti mau menerkam orang. Matanya seperti mata elang, sangat bersemangat sekali, memandang saya itu seperti akan menerkam dalam artian positif, bahwa lu bisa sukses. Dengan Coach Yohanes itu saya berpikiran, gila bareng ini orang gue pasti bisa sukses.” ucap Berto Saksono.

Konsultasi bisnis dengan Coach Yohanes G. Pauly memberikan dampak yang sangat signifikan di bisnis Berto Saksono.

Bisnis miliknya mengalami peningkatkan omzet hingga 125% disaat bisnis-bisnis lain tengah drop.

“Manfaat untuk bisnis saya, yaitu omzet bisnis saya bisa naik 125% disaat teman-teman saya mengeluh bisnis drop, justru bisnis saya naik 125%. Tapi saya bilang ke temen saya bahwa bisnis saya juga drop, karena saya mau turun bersimpati walaupun sebenarnya bisnis saya naik 125%.” ujar Berto Saksono.

Selain mengalami peningkatan di omzet bisnis, Berto Saksono juga merasakan dampak yang besar dari segi waktu dan tenaga. Ia tidak perlu lagi mengawasi bisnisnya setiap hari dan punya waktu lebih banyak bersama keluarga.

Baca juga:

Konsultasi bisnis yang berdampak ke hidup

Dampak yang dirasakan oleh Berto Saksono saat konsultasi bisnis tidak hanya untuk bisnisnya saja, namun juga ke kehidupan pribadi dan keluarga.

Berto Saksono yang membangun bisnis bersama dengan saudaranya ini mengaku bahwa dulu sebelum konsultasi mereka sering beda pendapat dan tidak sepaham. Namun setelah konsultasi bersama Coach Yohanes, Berto Saksono dan saudaranya bisa align dan tidak pernah bertengkar.

“Hal yang paling berkesan bareng Coach Yohanes adalah ketika kita bertiga membangun bisnis ini bareng adik dan kakak, itu tidak pernah padu sama sekali. Disitu ada yang Coach sampaikan bahwa kita bertiga itu jangan bertengkar, harus selalu bersatu. Jangan saling cuek. Itu kita bertiga sampai nangis berpelukan. Itu sampai sekarang kita bertiga tidak pernah ribut apapun itu.” kenang Berto Saksono.

Lebih dari itu, konsultasi bisnis juga berdampak terhadap pribadi seorang Berto Saksono. Ia mengaku jiwa leadership makin terasah dan makin percaya diri.

“Sejak coaching bareng Coach Yohanes, manfaat pribadi itu adalah leadership saya jadi lebih meningkat, saya juga makin confidence. Coach Yohanes itu pede-nya selangit, jadi ikutan menular ke saya. Saya juga tularkan ke team dan team juga jadi semangat.” ucap Berto Saksono.

Tak hanya soal percaya diri, Berto Saksono pun bahkan menjadikan Coach Yohanes G. Pauly sebagai salah satu sosok panutannya di hidup.

“Saya juga mencontoh goals hidupnya Coach Yohanes. Saya sekarang punya goals pribadi sampai 5-10 tahun apa yang harus saya lakukan.” tutup Berto Saksono.

Mau dapet strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? klik -> strategi marketing

3 Strategi Pemasaran Global Agar Bisnis Kuasai Pasar

Strategi pemasaran global

Mau bisnis bisa menguasai pasar dan lakukan ekspansi agar makin lebih dikenal calon customer? Terapkan 3 strategi pemasaran global ini di bisnis Anda!

Kuasai pasar dan bisa ekspansi

Banyak pemilik bisnis yang terjebak dalam masalah klasik bisnis yaitu produk atau jasa yang dijual bagus tapi tidak berhasil menarik calon customer untuk membeli sehingga bisnis sepi customer.

Atau bisnis ramai customer hanya disaat sedang diskon saja sehingga pemilik bisnis terjebak perang harga tak berkesudahan dengan kompetitor.

Jangankan untuk bisa kuasai pasar dan lakukan ekspansi, bisnis bisa mencapai target omzet yang ditentukan saja sudah sangat luar biasa.

Pertanyaannya, apa yang bisa dilakukan oleh pemilik bisnis agar bisnis bisa ramai dibeli oleh customer dan menguasai pasar global?

Strategi pemasaran global

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly menjelaskan ada 3 strategi pemasaran global yang bisa diterapkan pemilik bisnis:

1. Specific WHO

Strategi pemasaran global pertama adalah dengan menentukan specific WHO.

Banyak pemilik bisnis yang fokus ke how atau bagaimana agar strategi pemasaran bisa berjalan. Padahal pertanyaan pertama yang harusnya dipikirkan saat membuat strategi pemasaran adalah siapa yang akan menjadi sasaran utama yang akan membeli produk atau jasa.

Kesalahan terbesar pemilik bisnis saat ditanya siapa yang paling memungkinkan untuk membeli produk atau jasa mereka, maka jawabannya adalah semuanya, dengan alasan bahwa semua orang bisa akses bisnis mereka.

Padahal tanpa pemilik bisnis sadari mereka sedang berada dalam langkah awal kegagalan karena tidak menentukan specific WHO.

Coach Yohanes G. Pauly mengibaratkan target spesifik atau specific WHO dengan menembak burung yang terbang dengan peluru terbatas. Tentunya dengan peluru terbatas tidak semua burung akan ditembak.

“Ibaratkan menembak burung, begitu juga dengan specific WHO. Tentukan siapa spesifiknya, ingat kegagalan menentukan specific WHO adalah kegagalan awal strategi pemasaran global Anda.” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Baca juga:

2. Relevant WHERE

Setelah mendapatkan who yang spesifik, langkah berikutnya yaitu where. Jika sudah mendapatkan sasaran orang yang mungkin akan membeli di bisnis, maka tentukan dimana biasanya mereka berada.

Ibaratkan seperti menembak burung tadi, pemilik bisnis sudah tahu jenis burung yang akan ditembak, bisa jadi jenis burung tersebut paling banyak ditemui di pohon X. Bila menembakkan peluru ke pohon tersebut, kemungkinan lebih banyak burung yang kena peluru.

“Kan kita sudah dapat target calon pembeli tertentu, selanjutnya kita harus tentukan dimana tempat yang paling banyak kita temui target pembeli tersebut.” jelas Coach Yohanes G. Pauly.

Mau dapatkan strategi lengkap pemasaran global dari Coach Yohanes G. Pauly? Klik disini untuk tonton video lengkapnya!

Atau mau dapet strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? klik -> strategi marketing

3 Cara Memasarkan Produk Secara Online dari Denny Santoso

Cara memasarkan produk secara online

Anda sudah berkali-kali iklan di internet tapi selalu boncos dan bakar uang? Terapkan 3 cara memasarkan produk secara online dari pakar digital marketing, Denny Santoso ini!

Iklan selalu boncos

Katanya digital marketing sangat ampuh untuk membawa banyak customer untuk beli di bisnis? Dan katanya biaya yang dikeluarkan untuk digital marketing lebih sedikit dari marketing offline?

Apa Anda juga mengalaminya atau malahan ternyata kenyataan yang Anda dapatkan bertolak belakang dari yang diharapkan?

Anda selalu mengeluarkan uang untuk membiayai digital marketing tapi tidak memberikan hasil yang signifikan dan bakar uang? Mimpinya memasarkan produk secara online bisa membuat bisnis makin maju, eh ternyata malah bikin boncos?

Cara memasarkan produk secara online

Dalam diskusi bersama pakar digital marketing, Denny Santoso dan Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, ia menjelaskan 3 cara memasarkan produk secara online agar banyak customer membeli di bisnis, membuat omzet makin meningkat, dan tidak bakar uang.

Denny Santoso yang merupakan founder dari Tribelio ini menjelaskan 3 cara tersebut:

1. Harus kenal dengan target pasar

“Banyak pemilik bisnis yang tidak kenal dengan audiens dan calon customer mereka itu siapa. Akibatnya iklan yang dibuat tidak menyentuh ke soul, ke hatinya si calon customer.” ucap Denny Santoso

Oleh sebab itu, pemilik bisnis harus kenal dan menentukan dulu siapa target market utama yang ingin mereka sasar. Ingat bahwa beda spesifik target utama, berbeda pula materi dan konten iklan yang akan digunakan.

Agar budget yang dialokasikan tidak bakar uang saja, cara memasarkan produk secara online yang pertama kali harus dilakukan oleh pemilik bisnis adalah pastikan bahwa bisnis sudah punya target pasar yang sangat spesifik.

Baca juga:

2. Punya materi yang bervariasi dan tidak monoton

Banyak pemilik bisnis yang melakukan kesalahan umum ini dalam memasarkan produk secara online.

Denny Santoso menjelaskan bahwa agar cara memasarkan produk secara online bisa memberikan hasil yang maksimal, membawa customer yang berkualitas, dan tidak bakar uang, salah satu hal yang wajib diperhatikan adalah pastikan pemilik bisnis membuat banyak variasi konten materi.

Misalnya saja, ada variasi beberapa foto dan video yang bisa saling dikombinasikan. Tujuannya adalah supaya calon customer yang melihat iklan tersebut tidak bosan dan tertarik untuk melihat bahkan hingga membeli produk atau jasa yang dijual.

Mau dapatkan cara memasarkan produk secara online lengkap dari Denny Santoso? Yuk klik disini untuk dapatkan video lengkapnya!

atau Mau dapet strategi marketing lainnya dari Coach Yohanes G. Pauly? klik -> strategi marketing