cara memasarkan produk

Cara Memasarkan Produk Agar Customer Antri di Bisnis

cara memasarkan produk

Cara memasarkan produk untuk membuat customer antri di bisnis tanpa perang harga yang sering tidak diketahui pemilik bisnis! Anda wajib terapkan di bisnis!

Customer antri

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh pemilik bisnis adalah bagaimana cara membuat customer antri membeli di bisnis.

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly menjawab pertanyaan tersebut melalui sebuah cerita tentang 2 bisnis bakmi.

Bisnis bakmi pertama lokasinya strategis di pinggir jalan, mudah dilihat oleh orang yang berlalu lalang. Bisnis ini menggunakan billboard bagus yang terpajang di depan toko. Tak hanya itu, interior-nya juga dipasang sedemikian rupa sehingga enak untuk dilihat.

Karyawan yang bekerja di bisnis bakmi ini juga merupakan lulusan dari universitas terkenal yang bisa berbicara menggunakan 5 bahasa.

Sedangkan bisnis bakmi kedua lokasinya di gang sempit yang hanya bisa diakses dengan jalan kaki. Bisnisnya sangat sederhana dengan dinding kayu yang sudah lapuk dan tidak punya sistem yang jelas.

Namun dari semua kekurangannya, bisnis kedua ini memiliki 1 hal yang sangat penting yang tidak dimiliki oleh bisnis lain, yaitu customer antri di bisnis.

“Apa yang paling penting di bisnis apapun? Customer antri di bisnis! Kalau Anda tidak punya customer yang antri di bisnis, sebagus apapun fasilitas dan produk/jasa yang Anda buat, bisnis Anda tidak akan pernah berkembang.” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Baca juga:

Cara memasarkan produk

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly menjelaskan bahwa perbedaan antara bisnis bakmi pertama dan kedua adalah dari cara memasarkan produk yang mereka jalankan.

Cara memasarkan produk ini disebut oleh Coach Yohanes G. Pauly sebagai strategi leads creation, yaitu strategi untuk mendatangkan sebanyak-banyaknya customer ke bisnis tanpa perang harga dengan kompetitor.

Strategi leads creation ini juga disebut oleh Coach Yohanes G. Pauly sebagai strategi marketing & branding.

Salah satu strategi basic namun sangat powerful dan banyak pemilik bisnis yang sangat lemah dalam menerapkannya di bisnis adalah tentang perception is reality.

Yaitu persepsi customer tentang produk atau jasa yang dijual adalah realitas bagi mereka.

Namun sayangnya banyak customer yang terlalu fokus pada realitas bisnisnya saja, yaitu bagaimana fungsi dan kegunaan dari produk atau jasa yang dijual.

Padahal seharusnya cara memasarkan produk yang benar adalah dengan lebih memfokuskan pada persepsi yang timbul dan ditangkap oleh calon customer saat akan membeli produk atau jasa.

Coach Yohanes G. Pauly mencontohkan pentingnya cara memasarkan produk atau jasa dengan menjual persepsi dengan sebuah jam tangan.

Hanya dengan yang Rp 100.00 saja, calon customer sudah bisa mendapatkan jam tangan karena fungsinya untuk melihatkan waktu sudah tercapai.

Tapi ada bisnis yang berhasil menjual jam tangan seharga miliaran rupiah dan sangat laku keras di customer. Alasannya adalah karena bisnis tersebut lebih menekankan pada persepsi dibandingkan realitas dari jam tangan tersebut.

Ingin tahu penjelasan selengkapnya tentang cara memasarkan produk atau jasa agar diantri customer dari Coach Yohanes G. Pauly? Yuk klik disini!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *