sales strategy

Target Penjualan Tidak Tercapai? Coba 3 Sales Strategy Ini!

sales strategy

Susah untuk konversi calon customer sehingga target penjualan tidak tercapai? Ini 3 sales strategy yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan penjualan di bisnis!

Sales strategy tingkatkan penjualan

Calon customer banyak tapi yang membeli di bisnis Anda sedikit? Atau customer membeli hanya 1 kali saja dan tidak pernah pernah kembali membeli lagi?

Yuk terapkan sales strategy dari Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly untuk meningkatkan penjualan di bisnis Anda!

1. Special Offer

Sales strategy pertama yang harus diterapkan adalah special offer, yaitu penawaran spesial yang dapat mengkonversi sebanyak mungkin calon customer menjadi customer. Ingat ya, special offer ini adalah pricing strategy, bukan perang harga.

Bedanya dengan perang harga adalah strategi perang harga dengan menurunkan harga serendah-rendahnya untuk mendapatkan calon customer, sedangkan pricing strategy adalah dengan memberikan penawaran spesial di hanya waktu tertentu hanya untuk boost penjualan.

Pada strategi ini dikomunikasikan bahwa ada penawaran khusus bagi calon customer tersebut. Misalnya di bisnis tas yang menjual tas kulit dengan harga normal Rp. 500.000 namun memberikan special offer senilai Rp 300.000 saja jika sudah membeli 1 buah tas selempang sebelumnya

Strategi pengembangan bisnis dengan menerapkan special offer ini bertujuan agar calon customer melihat bahwa ada penawaran spesial yang diberikan sehingga tertarik untuk membeli.

2. Scarcity

Semakin langka suatu barang maka semakin tinggi nilai jual barang tersebut.

Strategi scarcity merupakan sales strategy yang menekankan agar calon customer membeli produk atau jasa disaat itu juga, maka komunikasikan bahwa ada batasan jumlah produk atau jasa yang dijual.

Misalnya pada bisnis tas tadi yang memberikan special offer seharga Rp. 300.000 dari harga normal Rp 500.000. Pebisnis memberikan penawaran bahwa tas tersebut diproduksi untuk jumlah yang terbatas.

“Apa yang terjadi? Banyak yang beli karena disatu sisi ada special offer dan disisi lain jumlahnya sangat terbatas. Ini adalah strategi yang harus dilakukan oleh pebisnis untuk bisa menarik calon customer beli tanpa bakar uang.” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Baca juga:

3. Urgency

Jika Anda sudah menggunakan strategi special offer dan scarcity, ini saatnya Anda menyempurnakannya dengan strategi urgency.

Maksudnya adalah dengan membuat batasan waktu yang mendesak yang membuat calon customer membeli di saat itu juga.

Contohnya adalah di bisnis tas yang menggabungkan ketiga strategi special offer, scarcity, dan urgency. Ia memberikan special offer seharga Rp 300.000 untuk tas kulit yang hanya diproduksi dalam jumlah yang terbatas dan hanya akan dijual selama 3 hari saja.

Dampaknya? Dengan menggabungkan ketiga strategi tersebut sangat bisnis tas tersebut mendapatkan keuntungan yang sangat besar tanpa harus perang harga dan bakar uang untuk beriklan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *