marketing strategy

The Power of ARMY: Marketing Strategy BTS Meal dari McD yang Viral Bikin Heboh

marketing strategy

The power of ARMY! Marketing strategy oleh McD dengan menggandeng boyband asal Korea Selatan, BTS, dengan meluncurkan BTS Meal yang bikin heboh karena antrian super panjang dan viral di media sosial!

Heboh BTS Meal

Kolaborasi McD dengan boyband terkenal asal Korea Selatan, BTS, yang dirilis hari Rabu, 11 Juni membuat heboh terutama bagi kalangan ARMY, sebutan untuk fans BTS.

Sejak perilisan BTS Meal, seluruh gerai McD dipenuhi antrian terutama dari jasa food delivery. Banyak foto keramaian saat antri membeli BTS Meal bertebaran hingga tagar #BTSMeal pun ikut trending di media sosial.

Meskipun dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan paket makanan McD yang lain, hal ini tidak menyurutkan niat customer untuk membeli hingga rela antri menunggu hingga berjam-jam.

Kolaborasi dengan BTS ini merupakan marketing strategy yang unik dan sangat powerful yang dilakukan oleh McD dan menyasar ke target yang benar-benar spesifik dan membawa euphoria yang besar karena banyaknya fans BTS di Indonesia.

Marketing Strategy

Ada banyak marketing strategy yang bisa dilakukan oleh pemilik bisnis untuk menarik perhatian calon customer hingga calon customer tersebut membeli produk atau jasa yang dijual di bisnis.

Marketing strategy yang diterapkan oleh McD dengan berkolaborasi dengan BTS adalah salah satu contoh marketing strategy yang sangat efektif.

BTS sangat digandrungi oleh kalangan muda, menjadi tokoh idola, sangat digemari dan dijadikan panutan. Tak heran, kolaborasi dengan BTS mendapat sambutan hangat dan sangat dinantikan.

Kolaborasi dengan tokoh terkenal, yang punya kredibilitas dan memiliki pengaruh yang besar di psikologi target customer akan memberikan dampak yang sangat besar.

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly dalam siaran live-nya mengatakan bahwa sebelum berkolaborasi, tentunya pemilik bisnis sudah harus tahu dulu siapa Spesific WHO utama.

“Ingat, belajar dari context bukan content, kolaborasi ini tidak harus dengan artis kelas dunia. Apa gunanya kolaborasi dengan artis terkenal jika Spesific WHO atau target market Anda ternyata sama sekali tidak punya ikatan emosional dengan artis tersebut?” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Oleh karena itu, Coach Yohanes G. Pauly memberikan tips yang harus diketahui oleh pemilik bisnis dalam membuat kegiatan marketing:

1. Tentukan siapa Specific WHO paling utama

Yang pertama adalah pemilik bisnis harus tahu siapa Spesific WHO atau  target market utama mereka. Jangan pernah beranggapan bahwa semua orang adalah Spesific WHO di bisnis. Karena dengan semakin fokus ke lingkaran customer yang spesifik, makin mudah terlihat pola dan strategi yang bisa dijalankan.

Seperti halnya dengan BTS Meal, McD sudah memiliki Spesific WHO yang jelas, yang kemungkinan adalah anak-anak muda dan kalangan pelajar, dengan social economic status yang lumayan, penggemar fast food, dan mengikuti trend.

Dari Spesific WHO inilah McD bisa mengetahui apa saja sifat dan kesukaan dari calon customer sebagai dasar dalam membuat marketing strategy.

Baca juga:

2. Telusuri aspek psikologis Specific WHO

Penelusuran aspek psikologis target market sangat krusial untuk bisa mendapatkan insight dalam membuat strategi marketing.

Dengan penelusuran aspek psikologis berupa hobi, kegemaran, dan kesukaan, pemilik bisnis bisa mendapatkan benang merah dan menjadi acuan agar marketing strategy yang dibuat bisa efektif.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *