cara berbisnis

Cara Berbisnis Sukses ala Finalis Miss Universe, Nadine Chandrawinata

cara berbisnis

Yuk belajar cara berbisnis yang sukses, Profitable, dan AUTO-PILOT dari Nadine Chandrawinata,  Putri Indonesia 2006, finalis Miss Universe, dan owner bisnis Nadi Wear.

Mulai dari bisnis keluarga

Terkenal karena memenangkan ajang beauty pageant Putri Indonesia 2006 dan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe, siapa sangka ternyata Nadine Chandrawinata juga aktif dalam mengelola bisnisnya.

Nadine Chandrawinata memulai bisnisnya dengan membangun sebuah resort di Raja Ampat yang diberi nama Raja Ampat Dive Resort. Bisnis ini merupakan bisnis yang dibangun Nadine Chandrawinata bersama dengan keluarganya.

Memulai bisnis dari nol, bisnis resort yang dibangun oleh Nadine Chandrawinata ini pernah mengalami krisis selama 2 tahun dan sepi pengunjung. Namun dengan memperbaiki strategi dan cara berbisnisnya, resort Raja Ampat Dive Resort bisa beroperasi dengan normal.

Lepas dari bisnis resort, Nadine Chandrawinata juga menekuni bisnis di bidang clothing dan fashion seperti Nadi Wear dan Gamma.

Baca juga:

Cara berbisnis yang sukses, Profitable & AUTO-PILOT

Lalu bagaimana cara berbisnis agar bisa sukses, Profitable & AUTO-PILOT yang diterapkan oleh Nadine Chandrawinata? Apa yang harus dilakukan oleh pemilik bisnis untuk bisa mengembangkan bisnisnya? Strategi apa yang harus dilakukan supaya bisnis bisa bangkit dari kondisi sulit?

Yuk simak dari video Coach Yohanes G. Pauly bersama Nadine Chandrawinata ini!

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly mengatakan bahwa cara berbisnis yang harus diterapkan oleh pemilik bisnis, salah satunya adalah dengan memiliki specific WHO.

“Banyak pemilik bisnis yang fokus ke HOW atau bagaimana sejak awal. Bagaimana ya menjual produk atau jasa saya supaya laku keras? Bagaimana ya membuat customer saya antri? Bagaimana ya agar omzet bisnis saya meningkat pesat?” ucap Coach Yohanes G. Pauly.

Padahal pertanyaan pertama yang harus dipikirkan dan jawab oleh pemilik bisnis adalah pertanyaan WHO atau siapa. Siapakah orang-orang yang paling mungkin membeli produk atau jasa Anda?

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh para pemilik bisnis saat mereka berpikir tentang WHO atau siapa yang paling mungkin membeli produk atau jasa mereka, maka jawabannya kebanyakan adalah “Semuanya!”

Pemilik bisnis harus fokus ke Specific WHO atau siapa yang akan ditargetkan secara spesifik.

Ibaratkan seorang pemburu yang akan menembak burung dengan peluru terbatas, pemilik bisnis harus benar-benar menentukan burung seperti apa yang ia butuhkan.

Tidak mungkin pemilik bisnis akan sembarang tembak dan menganggap ia membutuhkan semua burung yang ada. Ingat, ada banyak pemburu lain yang juga ikut berburu, kalau tidak punya perhitungan dan target yang jelas, burung yang paling berkualitas akan didapatkan pemburu lain.

Begitu pula dengan bisnis, kalau pemilik bisnis tidak bisa menentukan specific WHO, maka calon customer yang berkualitas akan direbut oleh kompetitor.

Jika Anda ingin belajar lebih lengkap, yuk tonton disini!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *