Meningkatkan Omset penjualan

4 Strategi Meningkatkan Omset Penjualan Saat Lakukan Ekspansi Bisnis

Meningkatkan Omset penjualan

Ekspansi Bisnis sudah berjalan berbulan-bulan, tapi omset penjualan masih segitu-segitu saja? Yuk terapkan 4 strategi meningkatkan omset penjualan ini di bisnis Anda!

4 Strategi meningkatkan omset penjualan

Setuju kan ya kalau salah satu tujuan membangun dan ekspansi bisnis adalah untuk mendapatkan omset yang besar?

Namun bagaimana jadinya jika bisnis yang sudah dibangun hingga bertahun-tahun omsetnya tidak makin meningkat? Parahnya lagi, bisnis tersebut sudah ekspansi ke beberapa cabang dan tidak ada peningkatan yang berarti!

Mengutip penjelasan dari Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, ia mengatakan bahwa salah satu langkah untuk meningkatkan omset penjualan adalah dengan menerapkan 4 strategi ini:

1. Leads Generation

Strategi leads generation ini bertujuan agar lebih banyak calon customer yang tahu, datang, dan antri beli di bisnis.

Salah satu penerapan dari leads generation untuk meningkatkan omset penjualan adalah dengan membuat iklan dengan prinsip AIDODA, yaitu Attention, Interest, Desire, Dance with Objection, dan Action.

Yang membedakan iklan AIDODA dengan iklan-iklan lain adalah adanya dance with objection. Maksudnya adalah pemilik bisnis menuliskan jawaban atas pertanyaan atau keraguan yang muncul di benak calon customer saat melihat iklan.

Dengan menerapkan iklan yang AIDODA, kemungkinan calon customer tertarik untuk membeli makin besar dan omset pun juga makin bertambah.

2. Conversion rate

Untuk bisa meningkatkan omset penjualan, pemilik bisnis harus bisa mengkonversi calon customer menjadi customer sebanyak mungkin.

Bisnis yang sedang ekspansi harus bisa menerapkan dan menghitung seberapa besar angka conversion rate di bisnis. Tujuannya supaya diakhir periode tertentu, pemilik bisnis bisa menentukan strategi marketing mana yang punya conversion rate tinggi dan bagus untuk diterapkan di bisnis dan mana yang tidak.

3. Revenue/transaction

Pemilik bisnis tentu senang jika calon customer sudah menjadi customer, padahal ada yang lebih penting lagi dilakukan, yaitu setiap kali customer membeli produk atau jasa, maka customer akan membeli lebih banyak lagi di setiap transaksinya. Strategi ini sangat efektif untuk  meningkatkan omset penjualan.

Salah satu strategi yang bisa diaplikasikan adalah strategi up-sell, atau menjual lebih banyak. Misalnya di sebuah bisnis minuman, setiap customer membeli americano, kasir akan bertanya sesuai dengan script yang disetujui seperti “Americano-nya mau di-upsize ke ukuran large, Pak? Cukup tambah 4.000 saja.”

Baca juga:

4. Repeat/customer

Anda tentunya mau punya customer yang loyal dan selalu kembali membeli di bisnis Anda kan ya?

Ada banyak langkah yang bisa dilakukan agar customer loyal ke bisnis. Contoh sederhananya saja dengan membuat sebuah birthday voucher, yaitu voucher dengan harga spesial bagi customer yang sedang berulang tahun.

Voucher ini memang tidak bisa membuat customer kembali lebih sering, namun strategi ini tentunya bisa menarik hati customer Anda karena menimbulkan persepsi bahwa Anda ingat dan menghargai seluruh customer yang membeli di bisnis.

Mau belajar strategi marketing lebih lengkapnya untuk meningkatkan omset penjualan di cabang ekspansi bisnis Anda?

Anda bisa belajar dan tanya jawab langsung dengan Hermanto Tanoko, Top 50 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes. Workshop dan di-coaching langsung oleh Coach Yohanes G. Pauly, Global Awards Winning Business Coach.

Klik disini untuk dapatkan info lengkapnya!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *